Tarian Likok Pulo meriahkan Sound of Indonesia

Sound Of Indonesia adalah salah satu acara Kesenian yang diadakan oleh PPI Hamburg (Persatuan Pelajar Indonesia di Hamburg) Sabtu 14 Oktober lalu di Miralles Saal, Hamburg. Acara ini kembali diadakan  untuk ke tiga kalinya sejak yang pertama pada tahun 2013 lalu. Acara yang bertajuk “Konser Amal” ini bekerjasama dengan Yayasan Dharma Bakti Putra Semarang, yang dimana seluruh keuntungan Acara disumbangkan kepada Yayasan tersebut. Yayasan Dharma Bakti Putra Semarang adalah institusi yang didirikan untuk membantu anak berkebutuhan khusus, dalam hal ini Down Syndrome, dari keluarga dengan tingkat upah rendah.

Acara Sound of Indonesia ini dibuka untuk umum dari pukul 15:00 CET hingga pukul 20:00 CET. Acara ini menampilkan penampilan budaya dan kesenian seperti theater,penampilan band lokal, serta beberapa jenis tarian dari Indonesia dan juga Bazar makanan dan pakaian Batik. Pada kesempatan kali ini, tim tari Likok Pulo IMAN kembali diundang untuk ketiga kalinya secara berturut. Saya yang bertugas sebagai Syeh dan penabuh rapa’i bersama seorang asisten Syeh dan 9 orang penari. Mereka ialah: Fitri (Hamburg), Lady(Hamburg), Julia (Hamburg), Adinda (Hamburg), Ihsan (Hamburg), Via (Hamburg), Abdullani (Berlin), Fahmi (Göttingen), Sahlan (Hamburg), serta dibantu oleh seorang Official Team Ade (Lübeck).

Penampilan kami berhasil memukau para penonton yang hadir dari dalam dan luar Hamburg. Tarian yang  berjumlah 12 gerakan lambat dan cepat  dimainkan dengan posisi duduk bersimpuh, berbanjar, atau bahu membahu ini memberikan rasa kagum tersendiri kepada para penonton. Tidak heran tepuk tangan bergemuruh pun berdatangan dari setiap gerakan yang ditampilkan. Selain para penari yang berasal dari Aceh, pada kesempatan penampilan kali ini penari Likok Pulo IMAN juga diisi oleh Mahasiswa Indonesia di Hamburg yang begitu antusias untuk mempelajari dan menampilkan tarian asal Aceh ini. Sebagai orang Aceh, ada rasa kebanggan tersendiri bagi saya melihat semangat mereka yang berasal dari luar Aceh yang sangat peduli untuk melestarikan tarian ini. Keberhasilan penampilan ini adalah bukti kegigihan para penari yang semangat mengikuti latihan yang diadakan beberapa kali dalam sebulan.

Sound of Indonesia ditutup dengan penampilan memukau oleh Bintang tamu yang didatangkan oleh panitia dari Indonesia yaitu Kunto Aji. Salah satu Finalis Indonesian Idol yang kelima ini, menyanyikan satu album full. Suara Kunto Aji yang syahdu dan lirik disetiap lagu yang begitu puitis berhasil membius penonton malam itu. Kami yang menonton dari tribun atas juga ikut terpesona. Ini adalah akhir pekan yang penuh kebahagiaan buat kami.

 

Oleh Aulia Farsi,Mahasiswa keperawatan di Ameos Institut, dan ketua IMAN (Ikatan Mahasiswa Aceh di Jerman) periode saat ini melaporkan dari Hamburg, Jerman.