Stuttgart Emang Mahal, Tapi Worth It!

Stuttgart, salah satu kota penting di Jerman dan juga merupakan ibukota dari negara bagian Baden-Württemberg yang terletak di bagian selatan Jerman. Kota Stuttgart mendapat predikat nasional sebagai lokasi industri yang sukses, hal ini dikarenakan Stuttgart merupakan headquarter dari beberapa perusahaan-perusahaan kelas dunia, seperti Daimler, Porsche, dan Bosch. Karenanya eksistensi perusahaan-perusahaan besar di kota ini menjadikan mayoritas penduduknya merupakan pekerja. Dan hal ini juga ikut mempengaruhi biaya hidup di Stuttgart yang tergolong mahal dibandingkan beberapa kota lain di Jerman.

But, lupakan biaya hidupnya yang termasuk mahal itu, karena masih ada banyak alasan lain untuk memilih Stuttgart sebagai kota tujuan studi di Jerman. Saat ini sudah setahun saya tinggal di Stuttgart untuk melanjutkan studi master saya di Universität Stuttgart. So, berbagai keunggulan-keunggulan kota Stuttgart yang akan saya paparkan di sini tidak terlepas dari sudut pandang saya sebagai mahasiswa master dari salah satu Master International Program di Universität Stuttgart.

Nah, saya ingin memulai dari kemudahan-kemudahan yang saya dapatkan sebagai mahasiswa dari Univerität Stuttgart. Mahasiswa internasional di universitas saya mendapatkan prioritas untuk mendapatkan kamar di studentenwohnheim. Dan soal tempat tinggal tentunya juga merupakan hal yang sangat krusial, saya mendengarkan banyak cerita dari teman-teman yang kesusahan mencari tempat tinggal di Jerman. Karena menjadi prioritas, maka saya tidak mengalami kesusahan yang sama. Untuk mendapatkan kamar ini, yang saya lakukan hanyalah mengisi formulir yang dikirimkan oleh course director saya via email, kemudian membayar deposit dan yup begitu sampai di Stuttgart saya langsung mengambil kunci dan tidak perlu mencari tumpangan.

Sebagai mahasiswa tak bisa dipungkiri adakalanya di saat-saat tertentu kita merasa jenuh dengan dunia perkuliahan dan butuh tempat untuk sejenak menghilangkan penat. Jangan khawatir, di Stuttgart ada banyak tempat dan event-event seru yang bisa menjadi pilihan untuk escape sejenak dari rutinitas kampus. Salah satu tempat favorit saya adalah Schlossplatz, sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa dari temapt ini tapi karena terletak tepat di pusat kota sehingga sangat gampang untuk dijangkau dengan kendaraan umum, maka tempat ini merupakan tempat paling saya suka untuk menikmati es krim saat musim panas atau hanya sekedar duduk direrumputan sangat malam hari menikmati lampu-lampunya.

Selain itu, ada juga Mercedes Benz Museum, Schloss Solitude, Porsche Museum dan beberapa tempat lain yang menarik untuk di kunjungi. Di samping tempat-tempat ini ada juga banyak event seru seperti Pumpkin Fest dan Esslingen Medievel Christmast Market. Daan, untuk yang suka nonton bola, rasanya tidak sah kalau belum merasakan euphoria nonton bola di Stuttgart Mercedes Benz Arena.

Satu hal yang yang tak kalah penting adalah soal transportasi di dalam kota, mungkin ini sisi ´minus´nya Stuttgart. Di beberapa kota di Jerman, mahasiswa bisa menggunakan transportasi secara cuma-cuma kapan pun dan kemana pun di dalam wilayah tertentu hanya dengan menggunakan kartu mahasiswa. Sayangnya, ini tidak berlaku di Stuttgart, mahasiswa hanya bisa menggunakan transportasi dalam kota secara gratis di atas jam 6 sore selama hari kerja dan sepanjang hari selama akhir pekan. Jadi, kita harus membeli semester ticket secara terpisah  untuk bisa menggunakan alat transportasi secara bebas. Namun tenang, mahasiswa mendapatkan harga khusus yang jauh lebih murah.

Sebenarnya, masih banyaaak sekali keseruan-keseruan lain di Stuttgart yang tidak mungkin saya ceritakan semuanya di sini, tapi dijamin akan lebih seru kalau teman-teman merasakannya sendiri entah dengan berkunjung atau menetap di Stuttgart, kota dengan peran ekonomi penting di eropa ini. Cuma satu pesan saya untuk teman-teman yang ingin tinggal di Stuttgart:

“Stuttgart emang mahal sih, tapi dijamin gak akan nyesal kok!”.

*Ditulis oleh Rahmatul Hayati, mahasiswa Program Master of Infrastructure Planning di Universität Stuttgart