Mengenal Pendidikan Magister Berbasis Riset (Master by Research) di Jerman

Memilih jenis pendidikan magister yang sesuai dengan jenjang karir yang sedang ditempuh sangatlah penting dan berpengaruh signifikan terhadap manfaat yang akan didapat dari pendidikan tersebut. Oleh karenanya, setiap orang yang berniat melanjutkan pendidikan magister harus memastikan bahwa informasi mengenai jenis pendidikan yang tersedia sudah dipelajari. Pada tulisan ini, akan dijelaskan mengenai salah satu variasi pendidikan magister di Jerman, yaitu magister berbasis riset (master by research). Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis selama menjalani pendidikannya sehingga ada kemungkinan berbeda dengan keadaan saat ini.

Institusi pendidikan tinggi di Jerman pada umumnya terbagi menjadi dua, yaitu Universität (University) dan Fachhochschule (University of Applied Sciences). Kedua institusi tersebut memiliki fokus pendidikan yang berbeda dimana fachhochschule berorientasi praktis untuk keperluan dunia kerja profesional dan internship adalah salah satu bagian utama dari pendidikannya. Sedangkan universität berorientasi ke arah riset sehingga cocok bagi yang berminat berkarir di bidang akademis dan ingin melanjutkan pendidikan doktoral nantinya. Informasi lebih detil mengenai perbedaan kedua jenis institusi tersebut dapat dilihat pada pranala berikut: https://www.study-in.de/en/plan-your-stay/. Dari perbedaan tersebut dapat dilihat bahwa program magister berbasis riset hanya tersedia di universität saja.

Penulis memulai pendidikan magisternya pada bulan Oktober 2013 di program studi Research in Computer and Systems Engineering, TU Ilmenau. Program studi ini berbasis riset dengan masa studi normal selama 4 semester. Meskipun program studi ini berbasis riset, namun masih ada kuliah dan ujian yang perlu diikuti di semester-semester awal. Semester pertama dimulai dengan kuliah dasar yang seharusnya tidak akan sulit apabila mahasiswa berasal dari bidang yang linear dengan program studi ini. Selain mata kuliah dasar tersebut, mahasiswa juga akan mengambil mata kuliah keahlian riset (research skill) yang akan mengajarkan mengenai proses penelitian, penulisan artikel ilmiah, publikasi dan ketrampilan praktis lainnya yang berguna pada proses riset yang dimulai di semester selanjutnya. Pada semester kedua, mahasiswa diwajibkan mengambil sejumlah mata kuliah spesialisasi dari pilihan-pilihan yang tersedia. Mata kuliah pendalaman tersebut tentunya dipilih sesuai dengan bidang riset yang akan diambil. Di semester ini, mahasiswa juga mulai menjajaki proses riset dengan mengambil kelas seminar riset (research seminar). Pada mata kuliah tersebut, mahasiswa akan menghubungi pembimbing dari bidang riset yang akan digelutinya dan kemudian pembimbing tersebut akan memberikan tugas berupa studi literatur atau pun implementasi ulang dari penelitian-penelitian yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Proses penelitian secara lengkap dilakukan mulai dari semester 3 dimana mahasiswa tidak perlu mengambil kelas lagi dan hanya perlu mengambil mata kuliah penelitian saja. Mata kuliah penelitian yang akan diambil adalah seminar riset, penelitian kelompok dan proyek penelitian. Pada penelitian kelompok, mahasiswa akan melakukan penelitian sederhana secara berkelompok dengan pilihan judul yang sudah disediakan para pembimbing. Bagian paling menarik dari program studi ini adalah mata kuliah proyek riset(research project) dimana mahasiswa akan dilibatkan langsung dalam proyek penelitian yang sedang berlangsung di universitas. Pada proyek tersebut, mahasiswa akan bekerja mandiri untuk mencapai target yang ditentukan oleh pembimbing. Hasil proyek yang bagus akan diarahkan untuk publikasi dan karya penulis termasuk yang berhasil dipublikasikan pada sebuah jurnal internasional bereputasi. Setelah sukses menyelesaikan proyek risetnya, mahasiswa dapat mulai mengerjakan tesis pada semester ke-4. Proses pengerjaan tesis pada program studi ini tidak terasa berat dikarenakan proses penelitian yang sudah diajarkan dan dibiasakan dari semester kedua.

Bagi penulis pribadi, program magister berbasis riset adalah pilihan yang terbaik karena penulis berencana menempuh pendidikan doktoral dan proses persiapan diri untuk mengikuti program doktor menjadi lebih mudah dikarenakan kebiasaan riset yang sudah dibangun selama menjalani program magister tersebut.

Semoga tulisan ini bermanfaat.
 
 
Penulis:Teuku Reza Auliandra Isma
Alumni S2 Research in Computer and Systems Engineering
Technische Universität Ilmenau, Jerman
Email: reza.auliandra@unsyiah.ac.id