Duek Pakat Mahasiswa Aceh di Jerman

Stuttgart, 6 November 2016 – Ikatan Mahasiswa Aceh di Jerman (IMAN) mengadakan Duek Pakat dengan tujuan pertanggung jawaban pengurus IMAN periode 2015-2016 dan pemilihan ketua baru untuk periode 2016/2017 pada tanggal 5-6 November 2016 di mushalla Hohenheim, Stuttgart. Dalam pemilihan ini, Aulia Farsi terpilih sebagai ketua IMAN periode 2016/2017 menggantikan Fiddin Ichwanul Alhaz, ketua IMAN periode 2015/2016 melalui pemilihan secara musyawarah mufakat.

Duek Pakat yang diikuti oleh 24 orang mahasiswa Aceh yang sedang melaksanakan studi di Jerman ini merupakan agenda tahunan yang selain bertujuan sebagai ajang sillaturrahmi, juga untuk melakukan laporan pertanggungjawaban pengurus IMAN dari tahun sebelumnya, dan pemilihan ketua IMAN untuk periode ke depan. Pada tahun ini, acara perkumpulan terbesar mahasiswa Aceh di Jerman ini bertempat di Stuttgart yang termasuk dalam negara bagian (Bundesland) Baden-Wuttemberg, Jerman, setelah pada tahun sebelumnya berlangsung di München.

Serah-terima jabatan antara ketua IMAN 2015/2016 (Fiddin Ichwanul Alhaz: kiri) kepada ketua IMAN yang baru (Aulia Farsi: kanan)

Serah-terima jabatan antara ketua IMAN 2015/2016 (Fiddin Ichwanul Alhaz: kiri) kepada ketua IMAN yang baru (Aulia Farsi: kanan)

Acara Duek Pakat ini dibuka oleh Andri Mubarak selaku ketua panitia, menyusul agenda perkenalan dan ramah tamah antara seluruh mahasiswa Aceh yang berasal dari seluruh kota di Jerman. Agenda utama berikutnya adalah laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh Fiddin Ichwanul Alhaz selaku ketua IMAN periode 2015-2016, mengenai perkembangan dan kegiatan IMAN selama setahun terakhir. Laporan pertanggungjawaban diterima oleh seluruh peserta Duek Pakat.

Acara utama berikutnya adalah pemilihan Ketua IMAN periode 2016/2017. Dari 6 orang bakal calon yang diajukan, 4 orang di antaranya gugur karena alasan administratif dan personal. Dua orang yang kemudian menjadi calon ketua IMAN adalah Aulia Farsi, yang saat ini sedang melaksanakan studi di Ameos Institut Nord pada jurusan Ilmu Kesehatan dan Keperawatan dan Kennico S. Qadri yang tengah melaksanakan studi di Hochschule Anhalt pada program studi Dessau International Architecture Graduate School (DIA). Setelah kedua kandidat memaparkan visi misinya, seluruh peserta Duek Pakat melakukan pemilihan tertutup secara musyawarah untuk menentukan ketua terpilih. Dari hasil musyawarah, terpilihlah Aulia Farsi sebagai Ketua IMAN periode 2016/2017.

Foto bersama rakan IMAN

Foto bersama rakan IMAN

Visi misi Aulia Farsi di antaranya adalah memperkenalkan kebudayaan Aceh tidak hanya di Jerman saja, namun juga sampai ke negara-negara Eropa lainnya. Selain itu, Aulia Farsi bertekad menjadikan IMAN sebagai perekat sillaturrahmi antara mahasiswa Aceh yang ada di Jerman, hingga kekeluargaan dan keakraban semakin erat. Kedepannya, Aulia Farsi juga akan memperkuat hubungan antar organisasi baik itu antara IMAN dengan organisasi-organisasi mahasiswa di Jerman, maupun dengan institusi lainnya baik itu di Jerman maupun di Indonesia.

Penulis: Ade Oktiviyari